Zaman modern, sedikit demi sedikit
wanita mulai sadar, bahwa jilbab ternyata bukan hanya menjadi penutup aurat,
tapi dengan jilbab, pancaran aura kecantikan justeru semakin kentara. Nuansa
kelembutan kelihatan sebagai cermin khas wanita dan itu menarik.
Namun
demikian, seiring waktu berjalan mode beralasan modis menggerus tujuan
berjilbab sebagai penutup aurat sedikit demi sedikit. Dengan alasan mode dan
kemoderenan, mengubah tujuan jilbab dari yang semestinya, bahkan perubahan itu
sampai 180 derajat. Jilbab tetaplah jilbab, tapi justeru ada jilbab yang
dilarang menggunakannya terutama bagi muslimah.
Wanita dikatakan sebagai muslimah,
jika berperilaku sesuai dengan ajaran islam dan aturan islam dalam segala hal,
termasuk dalam berpakaian. Seperti halnya disyariatkannya jilbab. Jilbab
seharusnya tidak hanya menjadi gaya-gayaan dan mengikuti trend mode saja. Mode
tidak dilarang tapi patron utamanya tetaplah menutup aurat sesuai perintah
Allah dalam al-Quran.
Cantik dengan
jilbab membuat kaum hawa rela merogoh kocek dalam-dalam untuk mengikuti trend.
Namun, berhati-hatilah wahai sahabatku para muslimah. Tahukah kita
aturan-aturan berjilbab yang sesungguhnya? Jangan sampai kita masuk dalam
kategori jilboob, gelar yang sebenarnya
menurunkan derajat muslimah yang berjilbab. Ketahuilah
para muslimah, ada beberapa gaya jilbab yang dilarang buat muslimah. Pelarangan
ini dikarenakan gaya jilbab justeru menjauhi tujuan berjilbab yang
sesungguhnya. Gaya jilbab yang dilarang buat muslimah, antara lain sebagai
berikut: